Dalam rangka mempermudah akses para petani menuju ke lahan pertanian masing-masing, maka perlu dibangun jalan usaha tani yang memadai walaupun perlu dilakukan secara bertahap mengingat lokasi pertanian tersebut merupakan dataran tinggi yang tentu terdapat tanjakan/turunan yang terjal.
Jalan Usaha Tani dibuka pada tahun 2019 dengan menggunakan sumber anggaran Dana Desa pada APBDes tahun 2019. Dan setiap tahun Jalan Usaha Tani tersebut mendapatkan alokasi anggaran untuk peningkatan jalan termasuk tahun 2024 mendapatkan alokasi anggaran dari Dana Desa sebesar Rp. 103.000.000,- untuk pembangunan talud Jalan Usaha Tani tersebut dengan volume 98,54 m3.
Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (Sukarmo) menjelaskan bahwa Pembangunan Jalan Usaha Tani tersebut dimulai pada hari kamis tanggal 4 Juli 2024 dan pada hari Jum’at tanggal 5 Juli 2024 masih pada tahap penggalian tanah namun untuk material seperti batu belah dan pasir sudah tersedia dilokasi pembangunan. Untuk tenaga kerja memberdayakan warga sekitar Jalan Usaha Tani tersebut.
Gumiwang, 5 Juli 2024.